Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

APA & SIAPA

William Wongso & Buku Kuliner Indonesia

Ia butuh waktu enam tahun untuk menghasilkan sebuah buku berjudul Cita Rasa Indonesia.

Banyak masyarakat Indonesia tak kenal dengan budaya kuliner negaranya sendiri. Inilah yang membuat pakar kuliner William Wirjaatmadja Wongso tertantang untuk menulis tentang seluk-beluk kuliner di buku. Namun, Wongso mengaku tak terlalu lincah dalam tulis-menulis. Tak mengherankan, ia butuh waktu enam tahun untuk menghasilkan sebuah buku berjudul Cita Rasa Indonesia.

"Saya bukan penulis. Saya coba mengamati dan memberikan beberapa catatan tentang budaya kuliner yang saya tekuni lama sekali. Kalau saya penulis yang rajin, tidak hanya satu buku diterbitkan. Untung saya punya publisher yang baik," katanya kepada Annisa Setya Hutami dari GATRA ketika berkisah tentang proses panjang buku pertamanya itu.

Sesungguhnya, pada 2016, buku ini telah terbit dalam versi bahasa Inggis dengan judul Flavors of Indonesia. Tak disangka, buku perdananya itu sukses meraih penghargaan Gourmand World Cookbook 2017 untuk kategori Best Cookbook of The Year. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 12 April 1947, itu mengaku terkejut ketika namanya tercantum sebagai pemenang.

"Saya yakin (kemenangan ini) berkat misteri tradisi kuliner. Surprised juga karena cukup lama proses pembuatan bukunya," katanya di sela-sela acara peluncuran bukunya di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu, 9 Mei.

Lama waktu penulisan buku ini dikarenakan ia senang berpetualang, sehingga kerap lupa jika harus menulis buku. Namun, pada akhirnya selesai juga pengerjaannya. Menurut suami Lusianawati Rahardjo tersebut, membuat buku masakan tidak hanya soal resep. Butuh eksplorasi mendalam mengenai kearifan lokal.

"Waktu diskusi dengan publisher, saya tidak mau membuat buku masak tapi mau buku yang bisa mencetuskan budaya kuliner Indonesia. Sebagai penulis, perlu dokumentasi juga. Dokumentasi budaya itu perlu dana yang banyak. Perlu penelusuran ke daerah," tutur Wongso.

Karena ketagihan, Wongso kini mulai merancang buku kedua. Buku yang direncanakan mengusung tema kuliner berbahan dasar ikan itu akan membutuhkan lebih banyak materi. Wongso berjanji, bakal ada kejutan baru di bukunya kelak.
ARTIKEL LAIN

Cover Majalah GATRA edisi No.29 / Tahun XXIV / 17 - 22 Mei  2018 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Agama
Apa & Siapa
Ekonomi & Bisnis
Focil
Ikon
Internasional
Kesehatan
Kolom
Laporan Khusus
Laporan Khusus II
Laporan Utama
Lingkungan
Multimedia
Nasional
Olahraga
Pariwara
Pendidikan
Perjalanan
Surat & Komentar
Teropong
Wawancara
 
Created and maintained by Gatra.com