Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

APA & SIAPA

Rifky Effendi Hardijanto dan Rock

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini gandrung lagu-lagu rock sejak SMP.

Menghabiskan waktu remaja di era 1970-an hingga 1980-an membuat Rifky Effendi Hardijanto sangat menyukai musik, khususnya dari band-band cadas yang populer di masa itu. Seperti Led Zeppelin, Queen, hingga The Police.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini gandrung lagu-lagu rock sejak SMP. "Kalau habis ujian, melepaskan stres, pakai Walkman, sambil nyanyi teriak-teriak," katanya kepada Mukhlison S. Widodo dari GATRA.

Lahir di Singosari, Malang, dan besar di Surabaya, Jawa Timur, Rifky juga masih ingat konser pertama yang ditonton: grup rock SAS yang asli Surabaya. Hingga sekarang, kecintaan pada musik rock tak pernah luntur.

Mantan Direktur Utama Pelita Air Service ini masih mendengar musik cadas saat bekerja. Jabatan Sekretaris Jenderal membuatnya banyak berhadapan dengan tumpukan berkas menggunung. "Supaya rileks, sambil nyanyi. Tapi sekarang putar YouTube," katanya.

Beberapa waktu lalu, Rifky juga sempat tampil membawakan lagu milik Deep Purple, "Highway Star". Suaranya lumayan bisa mengimbangi, Ian Gillan, vokalis band itu. "Ha, ha, ha... kalau saya nyanyi pastinya pada buyar," katanya. Menurutnya, lagu rock memang susah dibawakan. Nadanya tinggi dan oktafnya lebar.

Kini, hobi bernyanyi lagu-lagu rock ini juga kadang dilakukan bersama empat anaknya. Kebetulan mereka juga suka lagu-lagu zaman itu. Selain, Deep Purple, mereka juga membawakan lagu Red Hot Chili Peppers.

Apakah Rifky juga suka lagu-lagu zaman sekarang? Ia mengaku tak terlalu kenal. Soalnya sudah telanjur gandrung dengan musik cadas era 1970-1980-an. "Hidup-mati rock, pokoknya salam rock!" katanya bersemangat.

++++

Sohibul Iman dan Politik Berkuda
Kedekatan hubungan dalam pilihan politik bisa menular ke hobi. Tengok saja, kegiatan Shohibul Iman, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kini aktif berlatih berkuda. Memang sebagai presiden partai Islam, dia mengamalkan sunah Nabi SAW, yaitu untuk belajar memanah, berenang, dan berkuda. Namun, untuk berkuda ada pengaruh kedekatan PKS dan Partai Gerindra.

"Kalau ditanya hubungan dengan Gerindra itu sangat baik, saya sekarang itu suka latihan kuda. Sehingga orang bilang ini isyarat (maju),'' kata pria berusia 52 tahun ini. Shohibul adalah salah satu dari sembilan nama yang disodorkan PKS sebagai calon wakil presiden. Karena itu, latihan berkuda pun dianggap isyarat untuk maju sebagai cawapres Prabowo Subianto.

''Bukan isyarat-isyarat, saya bilang. Kebetulan saya sudah lama enggak latihan kuda, dan saya sudah setahun lebih bikin sepatu (untuk menunggang) kuda. Jadi jauh dari isu pilpres,'' katanya kepada Andhika Dinata dari GATRA. Untuk berlatih berkuda, Shohibul memilih Nusantara Polo Club di kawasan Jagorawi Golf & Country Club, Cibinong, Jawa Barat, milik Prabowo. ''Pagi saya latihan kuda di Nusantara Polo Club, tapi beliaunya enggak datang," katanya.

"Kami sangat dekat dengan beliau, tetapi untuk formula capres-cawapres memang belum final,'' ungkap pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, ini. Namun, menurut Sohibul, kedua partai saling percaya. ''Politik ini dinamis. Di last minute semuanya bisa berubah. Ya, sama dengan di DKI-lah," katanya.
ARTIKEL LAIN

Cover Majalah GATRA edisi No.29 / Tahun XXIV / 17 - 22 Mei  2018 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Agama
Apa & Siapa
Ekonomi & Bisnis
Focil
Ikon
Internasional
Kesehatan
Kolom
Laporan Khusus
Laporan Khusus II
Laporan Utama
Lingkungan
Multimedia
Nasional
Olahraga
Pariwara
Pendidikan
Perjalanan
Surat & Komentar
Teropong
Wawancara
 
Created and maintained by Gatra.com