Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

OLAHRAGA

Jurus PASI Menjaga Prestasi

Berbagai hadiah diraih para atlet berprestasi di ajang Asian Games 2018. Pemerintah, perusahaan swasta, hingga perseorangan mengguyur bonus untuk para jawara. PB PASI memberikan hadiah umrah. Pelecut atlet agar gigih merebut gelar.

Gawai milik Eni Nuraini berdering tak lama setelah azan magrib berkumandang. Dengan sigap, pelatih senior atletik itu menerima panggilan. Peneleponnya bukan orang biasa. Di layar tertera nama Mohammad “Bob” Hasan, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Berita yang disampaikan pun tidak biasa: Bob Hasan menawarkan umrah gratis! Eni dinilai berhasil membawa tim estafet 4x100 putra meraih perak di Asian Games 2018.

Tawaran yang bikin Eni senang bukan kepalang. “Alhamdulillah ya Allah, saya senang sekali. Ini seperti mimpi,” kata Eni kepada Riana Astuti dari GATRA, Jumat, 19 Oktober lalu. Wanita berusia 71 tahun ini mengaku rindu untuk kembali beribadah ke Tanah Suci. Ia pernah berhaji pada 1997. Namun, umrah ini menjadi kali pertama baginya. “Sampai sekarang jantung saya masih berdebar, apalagi ketika diajak umrah Pak Bob Hasan. Ini rezeki banget,” katanya, bersemangat.

PB PASI memang punya program memberikan penghargaan bagi atlet peraih medali di ajang Asian Games 2018. Bentuk apresiasinya berupa umrah gratis. Para pelatih dan pengurus juga turut kebagian jatah. Totalnya, ada 21 orang yang mendapatkan hadiah umrah untuk keberangkatan 21–29 Oktober mendatang.

Prestasi cabang olaharaga (cabor) atletik memang membanggakan di hajatan olaharaga level Asia tersebut. Raihan prestasinya turut mendongkrak posisi Indonesia di peringkat keempat. Indonesia yang menjadi tuan rumah Asian Games 2018 berhasil membuat rekor perolehan medali dengan raihan 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Peringkat yang prestisius, karena Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara di 10 besar klasemen.

Cabor atletik berhasil meraih medali perak lagi di nomor lari estafet 4x100 putra. Empat atlet berprestasi tersebut adalah Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, Bayu Kertanegara, dan Fadlin. Lalu satu perak lain diperoleh Emilia Nova dari nomor 100 meter gawang putri. Sapwaturrahman juga menyumbangkan perunggu dari nomor lompat jauh putra.

Hadiah ini merupakan cara Bob Hasan memotivasi para atlet agar konsisten meraih prestasi gemilang. Di mata Eni, Bob Hasan merupakan sosok yang peduli dan adil. Hadiah perjalanan ibadah tidak hanya diberikan kepada yang muslim. Mereka yang non-muslim pun mendapatkan hadiah serupa sesuai dengan tempat suci agamanya. Di tim estafet yang berlaga pada Asian Games 2018 kemarin terdapat satu atlet non-muslim, sedangkan di tim remaja putri ada dua atlet. “Kalian mau ke mana? Yang mau ke tempat suci saya bayarin. Atau kalau kalian perlu uangnya saya kasih,” tutur, Eni menirukan ucapan Bob Hasan kala itu.

Kebahagiaan serupa dirasakan Sapwaturrahman. Peraih perunggu ini girang benar mendapat umrah gratis. Sapwa, panggilan akrabnya betul-betul bikin persiapan matang. Pasalnya, ini perdana baginya menjalankan ibadah ke tanah suci. Dari persiapan mental hingga kebutuhan teknis ia perhatikan. Ia juga memboyong ayahnya ke Tanah Suci.

Menjelang keberangkatan, Sapwa libur dulu latihan. Ia beserta rombongan PASI tengah fokus melaksanakan ibadah umrah untuk satu minggu. “Kita fokus membuat proposal kepada pemilik alam semesta, baru fokus lagi ke latihan,” ia memaparkan kepada wartawan GATRA M. Egi Fadliansyah.

Pulang umrah, latihan kembali digeber. Pasalnya, sejumlah kompetisi atletik sudah menanti tahun depan. April 2019 sudah memasuki tahapan prakualifikasi menuju kejuaraan dunia. Selain itu, Sapwa juga menyiapkan diri untuk kompetisi SEA Games 2019 di Filipina. Setahun kemudian, ada Olimpiade 2020 di Tokyo. Sapwa merasa pemberian hadiah semacam ini menjadi motivasi bagi atlet untuk berprestasi. Baginya, bonus umrah gratis merupakan apresiasi tertinggi PB PASI kepada atlet peraih medali. PB PASI menjadi pioner dalam memberikan hadiah ibadah umrah dari pengurus untuk atlet dan pelatih.

Sekretaris Jenderal PB PASI, Tigor Tanjung, mengungkapkan bahwa ide memberangkatan umrah muncul secara spontan dari Bob Hasan. Ia menangkap gelagat kerinduan para atlet dalam menunaikan ibadah. Sebagai organisasi yang menaungi cabor atletik, pengurus berharap bonus ini menjadi pemicu atlet untuk ulet latihan dan menorehkan prestasi bagi Indonesia.

“Ide murni dari Pak Hasan. Beliau mengetahui dan memahami anak-anaknya akan senang jika ada reward umrah ini. Bila mereka memiliki spiritualisme tinggi, maka dalam menjalankan apa pun akan memperoleh ketenangan batin,” kata Tigor.

Putri Kartika Utami

Cover Majalah GATRA edisi No.52 / Tahun XXIV / 25 - 31 Okt 2018 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Apa & Siapa
Edisi Khusus
Ekonomi & Bisnis
Focil
Internasional
Kolom
Mukadimah
Nasional
Olahraga
Pariwara
Surat & Komentar
 
Created and maintained by Gatra.com