Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

SURAT & KOMENTAR

Penegakan Hukum di Polda Metro Jaya

1. LP No: 2335/K/IX/1995/Ops ''B'' tanggal 22 September 1995: laporan dugaan penipuan dan penggelapan (membayar dengan cek kontan yang tutup rekening yang dijamin dengan surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai bernilai cukup). Laporan kami di-peti-es-kan

2. LP No: 3279/K/X/2004/SPK Unit ''III'' tanggal 21 Oktober 2004: laporan dugaan pengalihan aset yang telah diletakkan sita jaminan. Laporan di SP3 pada tahun 2005 dengan alasan bukan tindak pidana. 2.a : Kami punya bukti baru di tahun 2007, ditolak dengan alasan bukti yang kami ajukan telah diperiksa sejak awal penyidikan. Terlihat kebohongan penyidik, SP3 saja pada tahun 2005, bagaimana mungkin novum kami tahun 2007 dikatakan sudah diperiksa pada awal penyidikan? 2.b : Penyidik tidak memperhatikan/tidak mematuhi Perkap No.12 Tahun 2009 dengan menolak novum.

3. LP No.Pol: 1698/K/V/2005/SPK Unit ''II'' tanggal 23 Mei 2005: laporan dugaan penipuan dan penggelapan (cek kosong). Laporan ini juga di-SP3 dengan alasan belum cukup bukti dan bukan tindak pidana. Penyidik tidak memperhatikan Fatwa MA tentang cek kosong, Undang-undang Perbankan, surat pernyataan, putusan MA dan lain-lain.

Ketika kami melaporkan kepada instansi terkait dikatakan: "Sudah sesuai prosedur dan profesional atau hak penyidik!"

Jadi, apa hak kami? Apakah kami harus manggut-manggut menerima dusta dan manipulasi data yang dilakukan oknum penyidik? Bagaimana Pak Kapolri beserta jajarannya? Kami mohon keadilan, penegakan hukum, perlindungan hukum, kembalinya hak kami selaku korban. Tindak tegas seluruh oknum-oknum penyidik dan tangkap pelaku yang telah merusak citra Kepolisian RI.

Terima kasih

Yullius Yahya (korban/pelapor)
Muara Karang Blok 0.6 T/11,
Pluit, Jakarta Barat

++++

RALAT
PADA GATRA edisi 14 November 2018, halaman 10, terdapat kesalahan penulisan angka pada infografis yang berjudul: Perkembangan Prevalensi Kasus Obesitas dan Beberapa
Penyakit Terkait Berdasarkan Hasil Riskesdas. Di situ terdapat tertukarnya angka. Pada riskesdas 2007, hipertensi tertulis 38,5%, padahal seharusnya 25,8%. Kemudian pada 2013, tertulis 36,9%, seharusnya 31,4%. Sebaliknya pada Riskesdas 2018, hipertensi tercantum angka 35,1%, seharusnya 34,1%.

Begitu pula pada data stroke. Pada 2013 dan 2018 tidak tercantum angkanya. Seharusnya pada 2013 tertulis 7%, sedangkan pada 2018, seharusnya tertulis 10,9%. Kemudian, angka kanker pada 2007, tertulis 12,3%, yang benar adalah 0,4%. Lalu, pada 2013 tercantum 12,3%, seharusnya 1,4%. Dan pada 2018 seharusnya 1,8%, bukan 10,3%.

Demikian kesalahan telah diperbaiki.
Terima kasih. – Redaksi.

Cover Majalah GATRA edisi No.3 / Tahun XXV / 15 - 21 Nov 2018 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Apa & Siapa
Buku
Ekonomi & Bisnis
Focil
Internasional
Kesehatan
Laporan Khusus
Laporan Utama
Multimedia
Nasional
Pariwara
Surat & Komentar
Teropong
Wawancara
 
Created and maintained by Gatra.com