Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

APA & SIAPA

Shinta Kamdani & Celebration of Indonesian Women

When you gather strong female leaders together in the same room to invest in women entrepreneurs, you can move mountain.

Semboyan itu begitu melekat di hati Shinta Kamdani. CEO Sintesa Group ini percaya, pemberdayaan perempuan dapat mendorong aspirasi dari perempuan untuk menjadi pemimpin dan pembuat perubahan.

Shinta telah lama dikenal sebagai pebisnis ulung dan berpengaruh. Ia menduduki sejumlah jabatan penting dalam struktur kepengurusan yang mayoritas laki-laki, misalnya menjabat sebagai Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Ia juga pendiri Angel Investment Network Indonesia (ANGIN), sekaligus menjadi angel investor di sana.

Kamis pekan lalu, ANGIN meluncurkan buku Celebration of Indonesian Women. Semacam selebrasi dan refleksi kisah-kisah individu dalam berinovasi meningkatkan kesetaraan gender serta menjadi kekuatan perubahan di industri mereka masing-masing. Shinta bercerita mengenai latar belakang pembuatan buku dan mimpi besarnya kepada Aulia Putri Pandamsari dari GATRA. Berikut petikannya:

Apa latar belakang membuat buku ini?

Buku ini merupakan kerja sama UBS, sebuah perusahaan equity capital markets, bersama ANGIN yang saya dirikan. ANGIN awalnya itu untuk womens fund, tapi sekarang kami invest untuk entrepreneur dari segala background. Waktu saya mendirikan ANGIN, saya menyadari banyak sekali yang bisa perempuan lakukan tetapi mereka terkendala pendanaan dan network. Perempuan butuh wadah untuk mereka bisa mengembangkan potensinya. Suara perempuan juga perlu didengar.

Jadi, tujuan dibuatnya buku ini untuk memberdayakan perempuan?

Buku ini jadi starting point untuk membagikan cerita perempuan-perempuan yang sukses dalam perjalanan professional mereka. Masing-masing perempuan dalam buku ini bercerita apa yang jadi passion mereka. Dari passion itulah mereka bisa menciptakan sesuatu yang bermakna dan bermanfaat bagi orang lain.

Apa kendala perempuan entrepreneur?

Network sudah jelas, apalagi yang berada di daerah. Makanya, ANGIN juga memberikan mentoring bagi para pengusaha perempuan untuk bisa menembus pasar. Selain itu, masih ada budaya patriarki yang kental yang menempatkan posisi laki-laki lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan, padahal dengan globalisasi sekarang sudah ada arus pemikiran baru. Lebih terbuka bahwa siapa pun yang passion akan sesuatu itu punya potensi untuk maju.

Apa keuntungan melibatkan perempuan?

Ekonomi inklusif itu kan membutuhkan dua orang supaya berhasil, baik laki-laki maupun perempuan. Pernah dengar anggapan kalau perempuan lebih pelit? Karena perempuan yang diberdayakan itu menciptakan nilai bukan untuk dirinya saja, tetapi juga untuk keluarga dan komunitasnya. Saya berharap bisa membantu menciptakan lingkungan di mana perempuan dan laki-laki saling mendukung untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

Apa goal besarnya?

Sekarang ini kan keempat startup unicorn Indonesia itu kan semua founder-nya laki-laki. Nah, yang kelima harus perempuan, ha, ha, ha....
ARTIKEL LAIN

Cover Majalah GATRA edisi No.3 / Tahun XXV / 15 - 21 Nov 2018 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Apa & Siapa
Buku
Ekonomi & Bisnis
Focil
Internasional
Kesehatan
Laporan Khusus
Laporan Utama
Multimedia
Nasional
Pariwara
Surat & Komentar
Teropong
Wawancara
 
Created and maintained by Gatra.com