Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

APA & SIAPA

Donald Santoso & Debut Basket Kursi Roda

Indonesia menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018 yang digelar 6-13 Oktober. Sebanyak 42 negara berlomba memperebutkan medali dari 18 nomor yang dipertandingkan di ajang olahraga untuk para atlet disabilitas. Donald Santoso jadi andalan Garuda untuk meraih medali di cabang olahraga basket.

Pria berusia 29 tahun kelahiran Amerika Serikat ini adalah kapten sekaligus penggagas tim nasional basket kursi roda, yang telah terbentuk pada Januari. Asian Para Games 2018 akan jadi ajang resmi pertama bagi Donald dan tim. Selasa lalu, Donald bercerita tentang kesiapan timnya untuk berlaga perdana di Asian Para Games 2018 kepada Annisa Setya Hutami dari GATRA. Sang kapten juga menuturkan aktivitasnya di luar kompetisi basket.

Bagaimana persiapan Tim Basket bertanding di Asian Para Games 2018?
Persiapan selalu ada dan sudah harus siap. Apalagi ini merupakan ajang resmi pertama.

Apa targetnya?
Targetnya kita mesti coba lebih militan dan kita jalanin dulu. Yang kita penting bermain terbaik dan kita percaya saja untuk menang.

Anda penggagas terbentuknya tim basket ini. Bagaimana prosesnya saat itu?
Berawal dari 2014 di Yayasan Bali Sport Foundation. Di sana bukan tim nasional, tapi pemain basket kursi roda. Pada 2016, pertama kali ketemu pemain tidak hanya dari Bali saja, tetapi dari Yogya dan Jakarta. Tahun lalu ada kontak dengan teman dari Bali, Yogya, dan daerah lainnya. Kita hubungi mereka dari beberapa kota. Kami adakan seleksi selama tiga hari pada September 2017. Hasilnya diambil 12 orang terbaik. Itu setelah dua bulan melalui proses pemilihan.

Kenapa sih pilih basket?
Karena dari dulu memang sudah menjadi pemain basket. Basket itu olahraga dalam tim yang menarik dan saya langsung merasa cocok.

Apa harapan Anda tentang olahraga ini?
Targetnya beberapa tahun lagi ada semacam federasi untuk semuanya. Ada program untuk atlet difabel dan atlet normal. Agar mereka dapat bermain bersama dan membaur menjadi satu.

Pada 14 Seprtember lalu Anda sempat mengikuti Kelas Inspirasi yang digagas SMP Negeri 1 Surakarta. Boleh diceritakan pengalamannya?
Ini program bagus. Tujuan kita memperkenalkan diri kepada masyarakat. Supaya menerima orang difabel dan semuanya tidak dibedakan.

Anda punya banyak penggemar. Mereka merasa kegigihan Anda menginpirasi. Bagaimana kalau jadi motivator saja?
Belum tahu. Sekarang fokusnya sebagai atlet. Mungkin kalau sudah pensiun akan menjadi motivator, ha, ha, ha....
ARTIKEL LAIN

Cover Majalah GATRA edisi No.48 / Tahun XXIV / 27 Sep - 3 Okt 2018 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Apa & Siapa
Ekonomi & Bisnis
Focil
Internasional
Laporan Khusus
Laporan Khusus II
Laporan Utama
Multimedia
Nasional
Pariwara
Perjalanan
Surat & Komentar
Teropong
 
Created and maintained by Gatra.com