Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

APA & SIAPA

Siti Nurbaya dan Main Medsos

Sekarang Siti Nurbaya mempunyai banyak akun di beberapa medsos; Suhariyanto & Karya Sastra

Siti Nurbaya Bakar ternyata juga doyan ber-media sosial. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup ini terhitung aktif sejak 2005. "Waktu itu, saya sih sebetulnya sudah main LinkedIn, terus main Twitter," katanya kepada Hendry Roris P. Sianturi dari GATRA di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis lalu.

Sekarang Siti Nurbaya mempunyai banyak akun di beberapa medsos. Namun, ia mengaku bahwa warga internet yang menjadi pengikutnya hanya sedikit. Fan page di Facebook misalnya, baru diiukti 104.770 akun. Di Twitter, Siti baru punya 17.221 follower. Sementara di Instagram baru 11.800 pengikut.

Perempuan berdarah Lampung ini mengatakan, semua media sosialnya terbuka bagi masyarakat yang ingin berinteraksi dengan dirinya. Ia pun membuka ruang untuk berinteraksi melalui akun-aku pribadinya seperti Instagram.

Bahkan untuk menarik minat masyarakat berinteraksi, mantan anggota DPR RI ini sampai mengadakan kuis di akun medsos-nya. Terakhir, Siti mengadakan kuis tentang "Bersih Hati, Bersih lingkungan" di akun Instagramnya, pekan lalu.

Meski sudah lama mengenal medsos, Siti masih banyak belajar memanfaatkan jenis media baru tersebut. Tak jarang, Siti belajar dari para pakar medsos. "Saya bolak balik nyontek sana-sini.Terus terang agak berat belajarnya. Mencari referensi dari berbagai medsos yang bagus-bagus. Misalnya (medsos) TNI Angkatan Udara, itu kan salah satu yang bagus," ujarnya.

Bagi Siti, pemanfaatan media sosial akan digalakkannya di kementerian yang ia pimpin. Menurut Siti, banyak informasi mengenai kehutanan dan lingkungan hidup yang dapat disampaikan kepada masyarakat melalui media sosial. "Masalah lingkungan dan kehutanan seharusnya bisa disampaikan dengan pas kepada publik," katanya.

++++

Suhariyanto & Karya Sastra
Selain sebagai ahli analisis dan pengotak-atik angka statistik nasional yang menjadi sumber data bagi pijakan pemerintah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, memiliki minat yang tinggi terhadap seni sastra.

Suhariyanto menulis puluhan cerita pendek (cerpen). Cerpen-cerpen dimuat di majalah dan memenangkan penghargaan dari sayembara lokal. Rupanya menjadi ahli statistik bukanlah hal yang cita-citakan . "Saya itu enggak pernah ngimpi masuk statistik, karena sejak awal sukanya menulis atau melukis. Pinginnya ambil jurnalistik, biar jadi wartawan kayak kalian," katanya kepada Aulia Putri Pandamsari dari GATRA.

Bakat menulis karya sastra memang terlihat menonjol. Tiga cerpenny mendapat penghargaan nomor satu dari penerbit Balai Pustaka. Menurut pria kelahiran Blitar, 15 Juni 1961, hobi menulis cerpen ini dirintisnya sejak di bangku sekolah dasar. Karya-karyanya pun sempat menghiasi majalah anak-anak.

Ide cerpennya lebih pada kejadian nyata ketimbang hasil imajinasi. Salah satu cerpen yang dia ingat berjudul "Sebuah Bintang Jasa" yang dimuat majalah Femina tahun 80-an. Cerita ini berdasarkan dari kisah salah seorang bapak dari kawannya yang dapat bintang jasa karena kepahlawanannya. "Itu yang menjadi inspirasi saya. Ada proses pemaknaan dan riset. Semua cerpen saya pakai riset," katanya.

Adakah niatan untuk membukukan karya cerpennya atau menulis cerpen baru? Suhariyanto belum bisa memastikan. "Wah itu sudah lama sekali (hobi menulis) itu. Mungkin nanti kalau pensiun saya buat blog cerpen," katanya, terkekeh.
ARTIKEL LAIN

Cover Majalah GATRA edisi No.48 / Tahun XXIV / 27 Sep - 3 Okt 2018 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Apa & Siapa
Ekonomi & Bisnis
Focil
Internasional
Laporan Khusus
Laporan Khusus II
Laporan Utama
Multimedia
Nasional
Pariwara
Perjalanan
Surat & Komentar
Teropong
 
Created and maintained by Gatra.com